Pramono Gratiskan Transportasi Publik dan Tempat Wisata Selama Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI, Pramono Anung saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama tokoh masyarakat dan warga Jakarta Barat di Gedung Olahraga (GOR) Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Senin (16/3/2026). (Dok: Humas Pemprov DKI)

Gubernur DKI, Pramono Anung saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama tokoh masyarakat dan warga Jakarta Barat di Gedung Olahraga (GOR) Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Senin (16/3/2026). (Dok: Humas Pemprov DKI)

Jaktara – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menggratiskan seluruh transportasi publik yang dikelola pemerintah daerah selama dua hari pada momentum Idulfitri.

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan mobilitas sekaligus menghadirkan suasana Lebaran yang lebih meriah bagi warga Jakarta.

“Saya sudah memutuskan, untuk menyambut Idulfitri ini selama dua hari semua transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta digratiskan. Apakah itu MRT, LRT, TransJakarta, TransJabodetabek, JakLingko, maupun Mikrotrans, semuanya gratis,” ujarnya saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama tokoh masyarakat dan warga Jakarta Barat di Gedung Olahraga (GOR) Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Senin (16/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan transportasi publik gratis tersebut berlaku pada hari H dan H+1 Idulfitri. Meski digratiskan, pengguna tetap diwajibkan melakukan tap menggunakan kartu uang elektronik (e-money) dengan tarif sebesar Rp1 sebagai bagian dari mekanisme pencatatan perjalanan dalam sistem transportasi publik.

Selain transportasi publik, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan akses gratis ke sejumlah destinasi wisata bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebagai bagian dari upaya memberikan ruang rekreasi yang terjangkau bagi masyarakat.

“Bahkan bagi ibu-ibu yang anaknya memegang KJP, masuk Ancol, masuk Ragunan, masuk Monas, kami gratiskan,” tambahnya.

Gubernur Pramono juga menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta mengusung konsep “Mudik ke Jakarta” pada Idulfitri tahun ini. Program ini bertujuan memberikan alternatif bagi masyarakat yang tidak mudik agar tetap dapat menikmati suasana Lebaran di Jakarta.

Sebagai bagian dari program tersebut, pemerintah daerah bekerja sama dengan pusat perbelanjaan dan sektor perhotelan untuk menghadirkan festival diskon hingga 70 persen guna mendorong aktivitas ekonomi selama periode libur Lebaran.

“Pemprov DKI Jakarta sudah membebaskan sebagian pajak pusat perbelanjaan dan perhotelan. Nantinya kita akan menggelar pesta diskon hingga 70 persen,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta tetap menyelenggarakan program mudik gratis bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman. Tahun ini, jumlah peserta mudik gratis meningkat menjadi lebih dari 30.000 pemudik yang akan diberangkatkan menggunakan lebih dari 750 bus.

Pemprov DKI Jakarta juga akan menggelar Car Free Night pada malam takbiran serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk melaksanakan pawai obor sebagai bagian dari tradisi menyambut Idulfitri.

“Kita memberikan ruang seluas-luasnya. Mudah-mudahan Idulfitri ini memberikan kesan yang mendalam bagi siapa pun yang merayakannya,” harap Gubernur Pramono.

Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan, kegiatan buka puasa bersama bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat di bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Acara tersebut juga diisi penyerahan santunan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan.

Pemprov DKI Jakarta menyampaikan apresiasi kepada para tokoh masyarakat, unsur DPRD Provinsi DKI Jakarta, serta warga Jakarta Barat atas peran aktif mereka dalam menjaga kerukunan, ketenteraman, dan kehidupan sosial yang harmonis di wilayah Jakarta.

Di akhir acara, Gubernur Pramono mengimbau masyarakat tetap bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang di tengah dinamika global. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat persatuan.

“Kami mengajak masyarakat Jakarta tetap tenang dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi, terutama di tengah dinamika global yang sedang terjadi. Dengan suasana kota yang aman dan kondusif, kita berharap Jakarta menjadi kota yang tertib, rukun, dan nyaman bagi seluruh warganya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berlaku September, Tarif Layanan Transbandara Rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta Rp15.000
Jakarta Fair 2026 Jadi Bukti Nyata Stabilitas dan Geliat Ekonomi Jakarta
Hubungkan 6 Moda Transportasi, Pemprov DKI Jakarta Mulai Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas
Tarif MRT Jakarta Rp1 Juni 2026: Cek Tanggal Berlaku dan Aturannya
Kado HUT Jakarta: Wajah Baru Jalan Rasuna Said hingga Jembatan Penghubung Ancol-JIS 
Pemprov DKI Optimalkan Teknologi dan AI dalam Tata Kelola Kota
Netflix Lirik Jakarta sebagai Lokasi Syuting Unggulan di Asia Tenggara
Peringati HUT Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari di Tanggal Ini

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Berlaku September, Tarif Layanan Transbandara Rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta Rp15.000

Senin, 22 Juni 2026 - 09:39 WIB

Jakarta Fair 2026 Jadi Bukti Nyata Stabilitas dan Geliat Ekonomi Jakarta

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:47 WIB

Hubungkan 6 Moda Transportasi, Pemprov DKI Jakarta Mulai Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:55 WIB

Tarif MRT Jakarta Rp1 Juni 2026: Cek Tanggal Berlaku dan Aturannya

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:20 WIB

Kado HUT Jakarta: Wajah Baru Jalan Rasuna Said hingga Jembatan Penghubung Ancol-JIS 

Berita Terbaru