Pemerintah Atur Operasional Angkutan Barang Selama Lebaran

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Pemerintah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran 2026. Pada SKB tersebut tertuang aturan pembatasan operasional angkutan barang.

SKB Nomor: KP-DRJD 854 Tahun 2026; HK.201/1/21/DJPL/2026; Kep/43/II/2026; 20/KPTS/Db/2026 ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar, dan Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Irjen Pol Agus Suryonugroho.

“Sama halnya seperti angkutan lebaran tahun lalu ataupun nataru kemarin, diprediksi akan ada lonjakan pergerakan masyarakat dan untuk menjaga kelancaran lalu lintas serta meningkatkan aspek keselamatan jalan perlu ada pengaturan pada kendaraan – kendaraan logistik,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan di Jakarta, dikutip Kamis (12/2/2026).

Ia menyebut pembatasan operasional angkutan barang pada masa angkutan lebaran diberlakukan secara kontinyu mulai tanggal 13 Maret 2026 pukul 12.00 waktu setempat hingga tanggal 29 Maret 2026 pukul 24.00 waktu setempat. Pengaturan tersebut berlaku baik di jalan tol maupun jalan non tol atau arteri.

Pembatasan kendaraan angkutan barang berlaku bagi mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, kereta gandengan, serta mobil barang yang mengangkut hasil galian, hasil tambang dan bahan bangunan.

“Distribusi barang tetap dapat dilakukan dengan kendaraan dengan dua sumbu terkecuali untuk barang – barang hasil galian seperti tanah, pasir, batu, hasil tambanh dan bahan bangunan seperti besi, semen dan kayu,” jelasnya.

Kendaraaan angkutan barang yang dikecualikan dari pembatasan atau tetap bisa beroperasi dengan sumbu 3 ke atas yaitu yang mengangkut BBM/BBG, hewan ternak, pupuk, bantuan bencana alam, serta barang pokok dengan syarat kendaraan yang digunakan tidak lebih muatan dan tidak lebih dimensi yang ditunjukkan dengan dokumen kontrak/perjanjian antara pemilik barang dengan pengusaha angkutan.

“Untuk kendaraan yang boleh beroperasi tetap harus dilengkapi dengan surat muatan dengan beberapa ketentuan yaitu diterbitkan oleh pemilik barang yang diangkut, surat muatan yang berisi keterangan jenis barang, tujuan, dan nama serta alamat pemilik barang. Terakhir, ditempelkan pada kaca depan sebelah kiri angkutan barang,” imbuh Dirjen Aan.

Daftar Ruas Jalan Dilakukan Pembatasan

Adapun, ruas jalan tol yang diberlakukan pembatasan di antaranya :

  1. Riau: Pekanbaru – Kandis – Dumai.

  2. Jambi dan Sumatera Selatan: Betung (Simpang Sekayu) – Tempino – Jambi (segmen Bayung Lencir – Tempino – Simpang Ness).

  3. Lampung dan Sumatera Selatan: Bakauheni – Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung – Palembang.

  4. DKI Jakarta – Banten: Jakarta – Tangerang – Merak.

  5. DKI Jakarta:a ) Prof. DR. Ir. Soedijatmo;b) Jakarta Outer Ring Road I (JORR I); danc ) Dalam Kota Jakarta:

  • Cawang – Tomang – Pluit; dan

  • Cawang – Tanjung Priok – Ancol Timur – Jembatan Tiga/Pluit).

  1. DKI Jakarta dan Jawa Barat:a) Jakarta – Bogor – Ciawi;b) Ciawi – Cigombong – Cibadak;c ) Bekasi – Cawang – Kampung Melayu; dand) Jakarta – Cikampek.

7 . Jawa Barat:a ) Cikampek – Purwakarta – Padalarang – Cileunyi;b) Cikampek – Palimanan – Kanci;c) Jakarta – Cikampek II Selatan segmen Sadang – Setu (Fungsional);d ) Cileunyi – Sumedang – Dawuan; dane ) Bogor Ring Road (BORR).

8 . Jawa Barat – Jawa Tengah: Kanci – Pejagan.

  1. Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta:a) Pejagan – Pemalang – Batang – Semarang;b ) Krapyak – Jatingaleh, (Semarang);c) Jatingaleh – Srondol, (Semarang);d) Jatingaleh – Muktiharjo, (Semarang);e ) Semarang – Solo – Ngawi;f) Semarang – Demak (seksi Sayung – Demak);g) Yogyakarta – Solo – NYIA Kulon Progo (segmen Kartasura – Klaten – Prambanan);h) Yogyakarta – Solo – NYIA Kulon Progo (segmen Prambanan – Purwomartani) (Fungsional); dani) Yogyakarta – Bawen (Seksi Ambarawa – Bawen (Fungsional).

  2. Jawa Timur:a ) Ngawi – Kertosono;b) Kertosono – Mojokerto;c) Mojokerto – Surabaya;d) Surabaya – Gempol;e) Gempol – Pandaan – Malang;f) Surabaya – Gresik;g) Gempol – Pasuruan – Probolinggo; danh) Probolinggo – Banyuwangi (Seksi Gending – Kraksaan – SS Paiton – Besuki) (Fungsional).

Ruas jalan non tol yang diberlakukan pembatasan di antaranya :

  1. Sumatera Utara:a) Bts. Provinsi Aceh – Tanjung Pura – Stabat – Binjai – Medan – Lubuk Pakam – Sei Rampah;b) Sei Rampah – Tebing Tinggi – Lima Puluh – Kisaran – Aek Kanopan – Rantauprapat – Kota Pinang – Bts Riau;c) Medan – Berastagi; dand) Pematang Siantar – Parapat Simalungun – Porsea – Balige.

  2. Riau:a ) Bts. Sumatera Utara/Riau – Pekanbaru – Bts Riau/Jambi; danb) Pekanbaru – Bangkinang Bts. Riau/Sumatera Barat.

  3. Jambi dan Sumatera Barat:a) Jambi – Tebo – Dharmasraya – Padang;b) Padang – Bukit Tinggi – Bts. Riau/Sumatera Barat; danc ) Bts. Riau/Jambi – Jambi – Bts.Jambi/Sumsel.

  4. Jambi – Sumatera Selatan – Lampung:a ) Bts. Jambi/Sumsel – Palembang – Bts.Sumsel/ Lampung – Bujung Tenuk – Bandar Lampung – Bakauheni; danb) Bts. Jambi/Sumsel – Palembang – Bts.Sumsel/ Lampung – Bujung Tenuk – Sukadana – Bakauheni.

  5. DKI Jakarta – Banten: Jakarta – Tangerang – Serang – Cilegon – Merak.

  6. Banten:a ) Merak – Cilegon – Lingkar Selatan Cilegon – Anyer – Labuhan;b) Jalan Raya Merdeka – Jalan Raya Gatot Subroto; danc) Serang -Pandeglang – Labuhan.

  7. OKI Jakarta – Jawa Barat: Jakarta – Bekasi – Cikampek – Pamanukan – Cirebon.

  8. Jawa Barat:a) Bandung – Nagreg – Tasikmalaya – Ciamis – Banjar;b) Nagreg – Kadungora – Leles – Garut;c) Bandung -Sumedang -Majalengka – Cirebon;d) Bogor -Ciawi -Sukabumi – Cianjur – Cipatat – Bandung;e) Ciawi – Cisarua – Puncak – Cianjur;f) Padalarang – Gadog – Bangkong -Cimahi;g) Karawang – Subang – Indramayu – Cirebon;h) Sukabumi – Pelabuhan Ratu – Jampang – Cianjur – Garut – Tasikmalaya – Pangandaran – Banjar (Pantai Selatan Jawa Barat); dani) Subang – Lembang – Bandung.

  9. Jawa Barat – Jawa Tengah: Cirebon – Brebes

  10. Jawa Tengah :a) Brebes – Tegal – Pemalang – Pekalongan – Batang – Kendal – Semarang – Demak;b) Pejagan – Tegal – Purwokerto;c) Bawen – Magelang – Yogyakarta;d) Solo – Klaten – Yogyakarta; dane) Semarang – Salatiga – Boyolali – Bawen – Magelang – Yogyakarta.

  11. Jawa Tengah – Jawa Timur: Solo – Ngawi.

  12. Yogyakarta:a) Yogyakarta – Wates;b) Yogyakarta – Sleman – Magelang;c) Yogyakarta – Wonosari; dand) Jalur Jalan Lintas Selatan (jalan Daendels).

  13. Jawa Timur:a) Mantingan – Ngawi – Kertosono – Mojokerto – Surabaya – Gempol – Pasuruan – Probolinggo – Situbondo – Banyuwangi;b) Probolinggo – Lumajang – Jember – Banyuwangi;c) Pandaan – Malang;d) Madiun – Caruban – Jombang; dane) Bulu – Lamongan – Gresik – Surabaya.

  14. Bali:a) Denpasar – Gilimanuk; danb) Nusa Dua – Denpasar.

  15. Kalimantan Tengah:a) Palangka Raya – Pulang Pisau – Kapuas – Bts. Kalimantan Selatan;b) Palangka Raya – Sampit – Pangkalan Bun;c) Buntok – Palangka Raya;d) Tamiyang Layang – Bts. Kalimantan Selatan; dane) Sei Hanyo – Kuala Kurun – Bawan – Bukit Liti – Palangka Raya.

“Setiap momen-momen libur panjang kami selalu lakukan pengaturan dan diharapkan semua pihak dapat mencermati dan melaksanakan aturan pembatasan ini sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Apabila berdasarkan hasil pengawasan, evaluasi dan koordinasi ditemukenalipelanggaran, maka akan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berita Terkait

Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja
Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah & Strategi Ekonomi Nasional Bersama DEN
Dokter Anak Ingatkan Bahaya AI dan Konten Digital bagi Anak
Tujuh Kementerian Sepakati Pedoman Penggunaan AI di Pendidikan
BGN Suspend 717 Satuan Pelayanan Gizi yang Belum Miliki SLHS
Menkomdigi Ajak Orang Tua Kurangi Gadget Anak Saat Libur Lebaran
Pemerintah Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
KAI Commuter Siapkan 1.149 Perjalanan untuk Angkutan Lebaran 2026

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:29 WIB

Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah & Strategi Ekonomi Nasional Bersama DEN

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:45 WIB

Dokter Anak Ingatkan Bahaya AI dan Konten Digital bagi Anak

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:16 WIB

Tujuh Kementerian Sepakati Pedoman Penggunaan AI di Pendidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:00 WIB

BGN Suspend 717 Satuan Pelayanan Gizi yang Belum Miliki SLHS

Berita Terbaru

Bank Perekonomian Rakyat Koperindo, yang berlokasi di Wisma Techking 2, Jl. A.M Sangaji No.24 3, RT.3/RW.4 10130 Petojo Utara, Jakarta Pusat. Izin BPR Koperindo dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak tanggal 9 Maret 2026. (Dok: LPS)

Ekonomi & Bisnis

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah PT BPR Koperindo

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Wuling Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel 24 Jam Selama Lebaran 2026

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:59 WIB

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal

Ekonomi & Bisnis

Lebih Dari 25 Ribu Buruh Tidak Mendapatkan THR

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:18 WIB