Langkah Airlangga Perkuat Fundamental Ekonomi RI di Mata Investor

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Pemerintah terus menjaga stabilitas kebijakan ekonomi nasional di tengah dinamika global dan perkembangan sektor keuangan domestik. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memastikan iklim investasi tetap kondusif, transparan, dan terpercaya, sehingga kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia dapat terus terjaga.

“Menko Airlangga hadir langsung dalam pertemuan tersebut. Disampaikan bahwa Pemerintah bersama Regulator terus mengambil langkah terukur untuk menjaga stabilitas pasar, menjelaskan fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, dan memastikan kepercayaan investor tetap terjaga,” ujar Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, bersama sejumlah investor institusional di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Forum tersebut menjadi ruang dialog informal untuk memperkuat komunikasi, menyampaikan arah kebijakan ekonomi secara umum, serta mendengarkan pandangan dan masukan dari para pelaku pasar keuangan.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah menegaskan bahwa koordinasi lintas otoritas dan Kementerian/Lembaga terus diperkuat guna menjaga stabilitas sektor keuangan dan perekonomian nasional. Pendekatan komunikasi yang terbuka dengan investor dinilai penting untuk menjaga kepercayaan dan meminimalkan ketidakpastian di pasar.

Dalam suasana yang konstruktif, diskusi difokuskan pada kondisi perekonomian secara umum, arah kebijakan pemerintah ke depan, serta komitmen Pemerintah dalam menjaga tata kelola ekonomi yang prudent dan berkelanjutan. Pemerintah juga menegaskan pentingnya kesinambungan kebijakan sebagai fondasi bagi iklim investasi jangka panjang.

Jubir Haryo juga menekankan bahwa Pemerintah secara konsisten mengambil langkah-langkah antisipatif untuk merespons dinamika global, sekaligus memastikan stabilitas ekonomi domestik tetap terjaga. Sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil terus diperkuat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen Pemerintah untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan investor, tidak hanya melalui forum resmi, tetapi juga melalui pertemuan informal yang memungkinkan dialog lebih terbuka dan mendalam.

Melalui engagement yang berkelanjutan dengan investor institusional, Pemerintah berharap dapat menjaga optimisme pasar, memperkuat kepercayaan terhadap perekonomian nasional, serta mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya yakni jajaran pejabat tinggi Kemenko Perekonomian, para perwakilan investor institusional, serta para pelaku industri keuangan

Berita Terkait

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah PT BPR Koperindo
Wuling Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel 24 Jam Selama Lebaran 2026
Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja
Lebih Dari 25 Ribu Buruh Tidak Mendapatkan THR
Mobil Listrik Polytron Salip Merek Global di Pasar Indonesia
Garuda Indonesia Group Siapkan 1,3 Juta Kursi Penerbangan Selama Lebaran
Selat Hormuz Memanas, Harga Bitcoin Tergelincir Lagi di Bawah US$70.000
Efek Domino Perang Iran-AS: Potensi Defisit APBN Membengkak hingga Rp204 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:23 WIB

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah PT BPR Koperindo

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:59 WIB

Wuling Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel 24 Jam Selama Lebaran 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:29 WIB

Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:18 WIB

Lebih Dari 25 Ribu Buruh Tidak Mendapatkan THR

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:22 WIB

Mobil Listrik Polytron Salip Merek Global di Pasar Indonesia

Berita Terbaru

Bank Perekonomian Rakyat Koperindo, yang berlokasi di Wisma Techking 2, Jl. A.M Sangaji No.24 3, RT.3/RW.4 10130 Petojo Utara, Jakarta Pusat. Izin BPR Koperindo dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak tanggal 9 Maret 2026. (Dok: LPS)

Ekonomi & Bisnis

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah PT BPR Koperindo

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Wuling Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel 24 Jam Selama Lebaran 2026

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:59 WIB

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal

Ekonomi & Bisnis

Lebih Dari 25 Ribu Buruh Tidak Mendapatkan THR

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:18 WIB