Kecewa Delay 5 Jam, Penumpang Pesawat Mengamuk dan Protes Keras ke Kru Kabin

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu penumpang protes akibat pesawat yang ditumpanginya mengalami keterlambatan atau delay. (Foto/tangkapan layar video @bobbynovi).

Salah satu penumpang protes akibat pesawat yang ditumpanginya mengalami keterlambatan atau delay. (Foto/tangkapan layar video @bobbynovi).

Jaktara – Aksi protes keras seorang penumpang pesawat viral di media sosial. Penumpang tersebut meluapkan kekesalannya setelah mengalami penundaan penerbangan (delay) yang cukup lama, yakni hingga 5 jam

Rekaman video yang diupload akun TikTok @bobbynovi menunjukan pria tampak berdiri di lorong pesawat dan beradu argumen dengan kru kabin serta petugas keamanan bandara.

Ia mengeluhkan kondisi di dalam kabin yang terasa panas dan pengap, sementara banyak anak kecil dan bayi yang mulai gelisah.

“Kita sudah menunggu 5 jam, di sini banyak anak kecil. Kalau memang tidak bisa berangkat, kasih informasi yang jelas, jangan cuma mondar-mandir saja!” seru pria tersebut dengan nada tinggi.

Pria tersebut juga menuntut kompensasi dan penjelasan yang transparan dari pihak maskapai. Ia menilai komunikasi dari kru pesawat sangat buruk dan terkesan berbelit-belit.

“Kalian belajar komunikasi kan? Ngomong yang bener, jangan bertele-tele. Semua orang punya waktu, bukan cuma kalian!” tambahnya.

Situasi sempat memanas sebelum akhirnya seorang pramugari memberikan pengumuman melalui pengeras suara.

Dengan nada berat hati, ia meminta seluruh penumpang untuk turun dari pesawat dan kembali ke ruang tunggu bandara karena adanya kendala teknis yang tidak memungkinkan pesawat untuk diberangkatkan segera.

Pengumuman tersebut disambut dengan sorakan kecewa dan tepuk tangan sarkas dari para penumpang yang sudah merasa lelah menunggu di dalam kabin.

Penjelasan Lion Air Group

Sementara itu, Lion Air Group menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan keberangkatan (delay) hingga lebih dari 5 jam yang harus dialami para penumpang Pesawat Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU-742 rute Jakarta-Bali pada Jumat (13/2/2026).

“Super Air Jet menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para tamu terkait keterlambatan keberangkatan penerbangan IU-742 rute Jakarta menuju Bali,” kata Corporate Communication Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan dikutip Minggu (15/2/2026).

Menurutnya, keterlambatan terjadi karena pesawat yang direncanakan mengoperasikan penerbangan tersebut perlu menjalani pemeriksaan teknis tidak berjadwal. Proses ini merupakan bagian dari prosedur operasional yang wajib dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan.

Dalam pelaksanaannya, pengerjaan membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara instan, sehingga berdampak pada rotasi pesawat berikutnya.

“Sebagai bentuk perhatian, kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku telah dijalankan dan diberikan kepada para tamu. Kami juga terus menyampaikan perkembangan informasi selama proses penanganan berlangsung,” jelas Danang.

Berita Terkait

Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja
Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah & Strategi Ekonomi Nasional Bersama DEN
Dokter Anak Ingatkan Bahaya AI dan Konten Digital bagi Anak
Tujuh Kementerian Sepakati Pedoman Penggunaan AI di Pendidikan
BGN Suspend 717 Satuan Pelayanan Gizi yang Belum Miliki SLHS
Menkomdigi Ajak Orang Tua Kurangi Gadget Anak Saat Libur Lebaran
Pemerintah Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
KAI Commuter Siapkan 1.149 Perjalanan untuk Angkutan Lebaran 2026

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:29 WIB

Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah & Strategi Ekonomi Nasional Bersama DEN

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:45 WIB

Dokter Anak Ingatkan Bahaya AI dan Konten Digital bagi Anak

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:16 WIB

Tujuh Kementerian Sepakati Pedoman Penggunaan AI di Pendidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:00 WIB

BGN Suspend 717 Satuan Pelayanan Gizi yang Belum Miliki SLHS

Berita Terbaru

Bank Perekonomian Rakyat Koperindo, yang berlokasi di Wisma Techking 2, Jl. A.M Sangaji No.24 3, RT.3/RW.4 10130 Petojo Utara, Jakarta Pusat. Izin BPR Koperindo dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak tanggal 9 Maret 2026. (Dok: LPS)

Ekonomi & Bisnis

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah PT BPR Koperindo

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Wuling Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel 24 Jam Selama Lebaran 2026

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:59 WIB

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal

Ekonomi & Bisnis

Lebih Dari 25 Ribu Buruh Tidak Mendapatkan THR

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:18 WIB