Intip Cara Pertamina Balongan Jaga Kualitas Pertamax hingga Pertamina Dex

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) VI Balongan terus memastikan kualitas produk bahan bakar minyak (BBM) yang dihasilkan sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan.

Salah satu peran kunci dalam proses tersebut dijalankan oleh Laboratorium Kilang Balongan yang berfungsi sebagai penjamin mutu (quality assurance) seluruh produk sebelum didistribusikan ke konsumen.

Tester I CFR & Aviation RU VI Balongan, Zaeturohmah Febriyanti, menjelaskan bahwa laboratorium berperan sebagai Quality Control (QC) sekaligus Quality Assurance (QA) untuk seluruh produk kilang, dengan pengujian yang mengacu pada spesifikasi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas).

“Di laboratorium, kami melakukan pengujian lebih dari 20 parameter untuk setiap produk. Parameter tersebut tidak hanya mencakup RON atau angka oktan, tetapi juga distilasi, viskositas, stabilitas oksidasi, dan parameter teknis lainnya. Seluruhnya harus memenuhi spesifikasi agar produk dinyatakan on-spec dan layak disalurkan ke konsumen,” jelas Zeturohmah, di Kilang Balongan, dalam pernyataannya, Sabtu (31/1/2026).

Laboratorium Kilang Balongan melakukan pengujian terhadap berbagai produk BBM, antara lain Pertamax, Pertamax Turbo, Pertalite, Pertamina Dex, serta produk aviasi dan turunan lainnya.

Proses pengujian dimulai sejak penerimaan crude oil (minyak mentah) yang datang melalui kapal. Crude tersebut tidak langsung diolah, melainkan terlebih dahulu diuji untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi yang ditetapkan. Setelah hasil pengujian dinyatakan memenuhi standar, data disampaikan kepada bagian Refinery Business Optimization (RBO) sebagai dasar perencanaan pengolahan.

“Setelah diolah di unit proses, produk jadi kembali diuji di laboratorium untuk memastikan seluruh parameternya tetap sesuai standar sebelum didistribusikan. Selain itu, dilakukan pula monitoring secara kontinyu saat proses pengolahan terjadi untuk mendapatkan produk yang sesuai dengan spesifikasi” tambahnya.

Untuk menjamin akurasi hasil uji, Laboratorium Kilang Balongan memastikan seluruh peralatan pengujian dalam kondisi terkalibrasi, menggunakan metode uji terbaru yang mengacu pada standar internasional seperti ASTM dan UOP, serta didukung oleh personel yang tersertifikasi dan kompeten. Evaluasi metode pengujian dilakukan secara berkala setiap bulan.

Terkait pengembangan produk seperti Diesel X, laboratorium berperan sebagai penjamin kualitas, bukan sebagai tempat riset. Seluruh hasil riset dari tim process engineer diverifikasi melalui pengujian laboratorium, khususnya untuk memastikan parameter penting seperti kandungan sulfur rendah (low sulfur) telah sesuai spesifikasi.

“Laboratorium memastikan setiap produk yang dilepas telah memenuhi standar melalui penerbitan Certificate of Quality (CoQ). Ini menjadi bukti bahwa produk benar-benar sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan,” ujar Zeturohmah.

Vice President Corporate Communication, Muhammad Baron, mengungkapkan dengan peran tersebut, Laboratorium Kilang Balongan menjadi garda terdepan dalam menjaga mutu dan keandalan produk BBM  khususnya yang diproduksi di Kilang Balongan.

“Keberadaan laboratorium di fasilitas Pertamina merupakan aspek penting untuk tempat inovasi dan menjaga kualitas produk. Hal ini sekaligus mendukung kelancaran distribusi energi nasional yang aman dan berkualitas bagi masyarakat,” tambah Baron.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.

Berita Terkait

Diskon Tarif Tol 30% Mulai Berlaku Hari Ini, Cek Ruas Ini
LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah PT BPR Koperindo
Wuling Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel 24 Jam Selama Lebaran 2026
Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja
Lebih Dari 25 Ribu Buruh Tidak Mendapatkan THR
Mobil Listrik Polytron Salip Merek Global di Pasar Indonesia
Garuda Indonesia Group Siapkan 1,3 Juta Kursi Penerbangan Selama Lebaran
Selat Hormuz Memanas, Harga Bitcoin Tergelincir Lagi di Bawah US$70.000
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:49 WIB

Diskon Tarif Tol 30% Mulai Berlaku Hari Ini, Cek Ruas Ini

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:59 WIB

Wuling Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel 24 Jam Selama Lebaran 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:29 WIB

Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:18 WIB

Lebih Dari 25 Ribu Buruh Tidak Mendapatkan THR

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:22 WIB

Mobil Listrik Polytron Salip Merek Global di Pasar Indonesia

Berita Terbaru

Menkomdigi Meutya Hafid memberikan arahan dalam acara Sarasehan dan Taklimat bertema “Terhubung dalam Silaturahmi, Tumbuh dalam Iman, Terjaga dalam Ketaqwaan” di Jakarta Pusat, Jumat (13/03/2026). (Foto: Pey HS/Komdigi)

Nasional

Menkomdigi: WFA Lebaran Tidak Boleh Ganggu Layanan Publik

Minggu, 15 Mar 2026 - 12:09 WIB

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono. (Dok: Foto Jasa Marga)

Ekonomi & Bisnis

Diskon Tarif Tol 30% Mulai Berlaku Hari Ini, Cek Ruas Ini

Minggu, 15 Mar 2026 - 11:49 WIB

Energi

Pemerintah Pastikan BBM dan LPG Aman Selama Lebaran 2026

Minggu, 15 Mar 2026 - 08:37 WIB