AHY Targetkan Jembatan Tol Musi V Fungsional saat Mudik Lebaran 2026

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri AHY meninjau langsung proses pembangunan jembatan Musi V. (Foto/Dokumen Humas)

Menteri AHY meninjau langsung proses pembangunan jembatan Musi V. (Foto/Dokumen Humas)

Jaktara – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengecek langsung progres pembangunan Jembatan Tol Musi V yang merupakan bagian strategis dari ruas Tol Kayu Agung–Palembang–Betung dalam jaringan besar Trans-Sumatra.

Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY menegaskan percepatan penyelesaian jembatan sangat penting agar dapat difungsikan pada momentum mudik Lebaran 2026.

Kehadiran Jembatan Musi V dinilai krusial karena mampu memangkas waktu tempuh perjalanan secara signifikan sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi.

“Signifikansinya adalah yang biasanya tanpa ada jalan tol dari Palembang menuju Betung itu bisa tiga hingga empat jam. Insya Allah dengan hadirnya jalan tol termasuk jembatan ini bisa hanya satu jam saja,” ujar Menko AHY kepada awak media dikutip Minggu (15/2/2026).

Ia menjelaskan pemangkasan waktu perjalanan dari sekitar tiga jam menjadi satu jam akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas masyarakat dan efisiensi distribusi logistik di Sumatra Selatan dan wilayah sekitarnya.

Kelancaran mobilitas tersebut juga akan sangat terasa manfaatnya saat periode arus mudik dan arus balik Lebaran yang biasanya diwarnai lonjakan volume kendaraan.

Karena itu, Menko AHY berharap sebelum periode mudik mendatang jembatan ini sudah dapat difungsikan sebagai jalan tol fungsional.

“Sebentar lagi kita juga akan menghadapi Lebaran, berarti akan ada arus mudik dan arus balik. Insya Allah sebelum itu terjadi, ini sudah bisa difungsikan sebagai jalan tol fungsional,” tegas Menko AHY.

Menteri AHY meninjau langsung proses pembangunan jembatan Musi V. (Foto/Dokumen Humas)

Proses Uji Kelayakan Dilakukan Secara Cermat

Meski demikian, ia tetap mengingatkan faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama. Menko AHY meminta seluruh pihak memastikan proses uji kelayakan dan uji kekuatan jembatan dilakukan secara cermat dengan melibatkan para ahli dan pakar sebelum dioperasionalkan penuh.

Jembatan Musi V memiliki panjang total 1.684 meter, dengan bentang tengah 100 meter + 180 meter + 100 meter, serta jalan pendekat masing-masing 656 meter (Bengkinang) dan 648 meter (Gandus).

Struktur jembatan dirancang dengan kapasitas beban hingga 1.800 ton secara bersamaan, dengan standar minimal operasional sekitar 70 persen dari kapasitas tersebut atau sekitar 1.200 ton.

Menko AHY juga menegaskan peran Kemenko Infra dalam mengawal proyek-proyek konektivitas strategis antarwilayah guna membuka potensi ekonomi daerah.

Tol Trans-Sumatra yang menghubungkan wilayah dari Aceh hingga Lampung diharapkan menjadi tulang punggung konektivitas Pulau Sumatra sekaligus mendorong pengembangan kawasan dan pusat-pusat pertumbuhan baru.

Proyek konstruksi ruas tol ini memiliki nilai investasi sekitar Rp13 triliun. Selain percepatan konstruksi, Menko AHY turut menyoroti pentingnya penyelesaian pembebasan lahan agar tidak menghambat progres di lapangan.

“Kita lakukan terus kolaborasi dan pengawalan ketat. Mudah-mudahan cuaca juga terus mendukung sehingga penuntasan proyek ini sesuai dengan timeline,” tutup Menko AHY.

Dengan progres yang terus dikebut, Jembatan Tol Musi V diharapkan dapat difungsikan pada mudik Lebaran 2026 dan menjadi infrastruktur kunci dalam memangkas waktu tempuh, sekaligus memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Sumatra.

Berita Terkait

Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja
Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah & Strategi Ekonomi Nasional Bersama DEN
Dokter Anak Ingatkan Bahaya AI dan Konten Digital bagi Anak
Tujuh Kementerian Sepakati Pedoman Penggunaan AI di Pendidikan
BGN Suspend 717 Satuan Pelayanan Gizi yang Belum Miliki SLHS
Menkomdigi Ajak Orang Tua Kurangi Gadget Anak Saat Libur Lebaran
Pemerintah Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
KAI Commuter Siapkan 1.149 Perjalanan untuk Angkutan Lebaran 2026

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:29 WIB

Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah & Strategi Ekonomi Nasional Bersama DEN

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:45 WIB

Dokter Anak Ingatkan Bahaya AI dan Konten Digital bagi Anak

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:16 WIB

Tujuh Kementerian Sepakati Pedoman Penggunaan AI di Pendidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:00 WIB

BGN Suspend 717 Satuan Pelayanan Gizi yang Belum Miliki SLHS

Berita Terbaru

Bank Perekonomian Rakyat Koperindo, yang berlokasi di Wisma Techking 2, Jl. A.M Sangaji No.24 3, RT.3/RW.4 10130 Petojo Utara, Jakarta Pusat. Izin BPR Koperindo dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak tanggal 9 Maret 2026. (Dok: LPS)

Ekonomi & Bisnis

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah PT BPR Koperindo

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Wuling Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel 24 Jam Selama Lebaran 2026

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:59 WIB

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal

Ekonomi & Bisnis

Lebih Dari 25 Ribu Buruh Tidak Mendapatkan THR

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:18 WIB