Jaktara – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) akan mengembangkan kereta rel listrik (KRL) Jakarta-Cikampek dan Jakarta-Sukabumi pada tahun ini.
“Tahun ini kita akan mengembangkan KRL Jakarta sampai Cikampek, Jakarta sampai Sukabumi, Jakarta sampai Rangkas,” ujar Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), Dony Oskaria, dalam acara “Danantara: Menggerakkan Raksasa, Menyalakan Mesin Ekonomi Indonesia” digelar di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Untuk merealisasikannya, Danantara tengah mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melaksanakan rencana tersebut. Sebab, keberadaan KRL ini akan menghidupkan kota-kota baru di sepanjang jalur yang akan dikembangkan.
“Saya mewajibkan kepada Dirut KAI (Bobby Rasyidin), bahwa ini harus dilakukan,” ujar Dony.
Ia juga mewajibkan KAI untuk bekerja sama dengan INKA (PT Industri Kereta Api (Persero)) dalam pengembangan elektrifikasi jalur kereta api tersebut. Tanpa ada keberpihakan BUMN untuk mengembangkan industri di dalam negeri, maka Indonesia tidak akan pernah bisa menjadi negara yang berbasis industri.
Di sisi lain, Danantara juga berencana mengembangkan fasilitas baru yang berlokasi di Banyuwangi, Jawa Timur. Fasilitas baru tersebut akan bergerak di bidang hulu dan menghubungkan INKA dengan Krakatau Steel.
“Proyek kita tahun ini untuk mengembangkan baja, steel, dari upstream (hulu) sehingga nanti downstream (hilir)-nya akan menjadi terintegrasi,” ucap Dony.








