Pemerintah Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PMK, Pratikno. (Dok: Istimewa)

Menko PMK, Pratikno. (Dok: Istimewa)

Jaktara – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan arus mudik Lebaran 2026 berlangsung aman, lancar, nyaman, dan selamat.

Salah satu fokus utama adalah mendistribusikan pergerakan pemudik agar tidak menumpuk pada satu waktu tertentu, mengingat potensi mobilitas masyarakat diperkirakan mencapai 143 juta orang.

Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Update Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026, dan Pengamanan Nasional di Kantor Sekretariat Presiden, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/3/2026).

Menko PMK menjelaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan untuk mengurai kepadatan perjalanan, mulai dari fleksibel working arrangement (FWA), pengaturan libur sekolah, hingga pengaturan lalu lintas dan transportasi.

“Salah satu yang kami upayakan agar arus mudik ini lebih lancar, lebih aman, lebih nyaman adalah pendistribusian pergerakan pemudik. Dengan rangkaian kebijakan ini kita harapkan pemudik tidak menumpuk di satu waktu tertentu,” ujar Pratikno.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada mudik Lebaran tahun ini mencapai sekitar 143,9 juta orang. Namun pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan angka mobilitas aktual biasanya lebih tinggi sekitar 10 persen.

“Perkiraan surveinya itu adalah 143.915.053. Tetapi dari tahun ke tahun dalam praktiknya lebih tinggi dari survei, sekitar 10-an persen lebih tinggi, artinya bisa menjadi sekitar 155 juta manusia bergerak,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut, pemerintah menerapkan sejumlah kebijakan, antara lain fleksibel working arrangement pada 16–17 Maret dan 25–27 Maret 2026, libur sekolah mulai 16 Maret, serta cuti bersama yang diharapkan dapat menyebarkan waktu perjalanan masyarakat.

Selain pengaturan mobilitas, pemerintah juga mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama periode mudik. Berdasarkan prakiraan BMKG, sebagian wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami curah hujan menengah hingga tinggi akibat dinamika atmosfer dan potensi bibit siklon.

“Kita juga harus waspada, mengantisipasi bencana hidrometeorologi basah yang menurut BMKG potensinya masih kategori menengah hingga tinggi di sebagian wilayah Indonesia,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Menko PMK menerangkan, pemerintah telah menyiapkan berbagai dukungan operasional, antara lain operasi modifikasi cuaca, kesiapan 191 Unit Pelaksana Teknis BMKG, serta pelaksanaan

Operasi Ketupat Polri pada 13–26 Maret 2026. Selain itu, posko terpadu lintas kementerian/lembaga juga disiagakan di berbagai titik untuk memberikan layanan kepada masyarakat.

Dalam aspek kesehatan dan keselamatan perjalanan, pemerintah menyiagakan lebih dari 2.700 pos pelayanan kesehatan di sepanjang jalur mudik serta melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi angkutan umum.

“Saat ini sudah dilakukan cek kesehatan terhadap 338 pengemudi bus di sejumlah pool perusahaan dan terminal di Jawa Tengah dan Jawa Barat, dan akan diperluas ke daerah-daerah lain. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, tes alkohol, serta narkotika dan zat adiktif lainnya,” kata Pratikno.

Di sisi lain, Pratikno juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penyebaran penyakit menular yang saat ini terjadi, seperti campak di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

“Kami mengajak semua warga untuk memastikan imunisasi campak sudah lengkap, terutama pada anak-anak, serta menjaga perilaku hidup bersih dan sehat selama perjalanan mudik,” tambahnya.

Selain layanan transportasi dan kesehatan, pemerintah juga memastikan dukungan layanan bagi pemudik seperti penyediaan ribuan Masjid Ramah Pemudik, kesiapan rest area, serta jaminan ketersediaan bahan bakar dan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di jalur utama perjalanan.

Menko PMK mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti arahan petugas dan memanfaatkan informasi resmi yang telah disediakan pemerintah guna menjaga kelancaran perjalanan selama periode mudik.

“Kami mengharapkan kerja sama dari semua pihak dan toleransi dari Bapak-Ibu yang mudik untuk menaati saran-saran dari petugas dan selalu memonitor informasi. Semoga mudik ini berjalan aman, lancar, nyaman, sehat, dan menggembirakan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja
Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah & Strategi Ekonomi Nasional Bersama DEN
Dokter Anak Ingatkan Bahaya AI dan Konten Digital bagi Anak
Tujuh Kementerian Sepakati Pedoman Penggunaan AI di Pendidikan
BGN Suspend 717 Satuan Pelayanan Gizi yang Belum Miliki SLHS
Menkomdigi Ajak Orang Tua Kurangi Gadget Anak Saat Libur Lebaran
KAI Commuter Siapkan 1.149 Perjalanan untuk Angkutan Lebaran 2026
Prabowo: Tidak Ada Negara yang Berhasil Jika Pemerintahnya Tidak Mampu Bersih dari Korupsi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:29 WIB

Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah & Strategi Ekonomi Nasional Bersama DEN

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:45 WIB

Dokter Anak Ingatkan Bahaya AI dan Konten Digital bagi Anak

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:16 WIB

Tujuh Kementerian Sepakati Pedoman Penggunaan AI di Pendidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:00 WIB

BGN Suspend 717 Satuan Pelayanan Gizi yang Belum Miliki SLHS

Berita Terbaru

Bank Perekonomian Rakyat Koperindo, yang berlokasi di Wisma Techking 2, Jl. A.M Sangaji No.24 3, RT.3/RW.4 10130 Petojo Utara, Jakarta Pusat. Izin BPR Koperindo dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak tanggal 9 Maret 2026. (Dok: LPS)

Ekonomi & Bisnis

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah PT BPR Koperindo

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Wuling Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel 24 Jam Selama Lebaran 2026

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:59 WIB

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal

Ekonomi & Bisnis

Lebih Dari 25 Ribu Buruh Tidak Mendapatkan THR

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:18 WIB