Indonesia Resmi Dapat Tarif 0% dari AS untuk Produk CPO hingga Tekstil 

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan dokumen Implementation of the Agreement toward New Golden Age US-Indonesia Alliance. (Dok:Kemenko Perekonomian)

Penandatanganan dokumen Implementation of the Agreement toward New Golden Age US-Indonesia Alliance. (Dok:Kemenko Perekonomian)

Jaktara – Pemerintah Indonesia mengumumkan kesepakatan penting dengan Amerika Serikat terkait penghapusan tarif bea masuk untuk beberapa produk. Kebijakan ini diyakini akan memperkuat daya saing ekspor nasional sekaligus menjaga stabilitas harga di dalam negeri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan berbagai komoditas unggulan Indonesia seperti minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, hingga komponen pesawat terbang akan dikenakan tarif 0 persen saat masuk ke pasar Amerika Serikat.

Sementara khusus untuk produk tekstil dan apparel, Amerika Serikat juga memberikan tarif 0 persen melalui mekanisme Tariff Rate Quota (TRQ). Skema ini memungkinkan produk tekstil Indonesia masuk tanpa bea masuk hingga kuota tertentu.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dan tentunya ini memberikan manfaat bagi 4 juta pekerja di sektor ini dan kalau kita hitung dengan keluarga ini sangat berpengaruh terhadap 20 juta masyarakat,” jelas Airlangga dalam konferensi pers, Jumat (20/2/2026).

Sebagai bagian dari prinsip timbal balik, Indonesia juga berkomitmen memberikan tarif 0 persen untuk sejumlah produk asal Amerika Serikat, terutama komoditas pertanian seperti kedelai (soybean) dan gandum (wheat).

Dengan kebijakan ini, bahan baku untuk produk seperti mi, tahu, dan tempe yang berasal dari impor Amerika Serikat tidak akan dikenakan beban tambahan. Pemerintah menegaskan langkah ini akan menjaga harga tetap stabil bagi konsumen Indonesia.

“Jadi masyarakat kita tidak dikenakan beban tambahan biaya untuk bahan baku yang kita import dari Amerika Serikat,” kata dia.

Di tingkat global, kedua negara juga sepakat, sesuai posisi di forum World Trade Organization, untuk tidak mengenakan bea masuk atas transaksi elektronik (electronic transmissions).

Komitmen ini sejalan dengan dorongan moratorium dalam Ministerial Conference WTO dan berlaku tidak hanya untuk Amerika Serikat, tetapi juga untuk mitra seperti negara-negara Eropa.

 

Penulis : Tasya

Editor : Dwi Rizky

Berita Terkait

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada
Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis
Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau
KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik
Kemkomdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Internet
Bukan Cuma Tren, Ini Cara Gen-Z Selamatkan Indonesia dari Bahaya Sisa Pangan!
MagangHub Batch 2 Kemnaker Dibuka Besok, Ini Tahapan Seleksinya

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Prabowo: Biaya Pendidikan Negeri SD hingga Universitas Harus Gratis

Kamis, 10 September 2026 - 09:14 WIB

Kronologi Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 - 08:54 WIB

KSOP Banten Bersama Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Senin, 7 September 2026 - 08:06 WIB

Menhub Dudy Perpanjang Penutupan 8 Bandara Akibat Abu Vulkanik

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang digelar di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Nasional

Prabowo Subianto Menekankan Pentingnya Swasembada

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:24 WIB