43 Murid beserta Guru Keracunan MBG di Cimahi

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaktara – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangmekar 2, Nur Arif Putra Pratama memastikan pihaknya bergerak cepat menangani laporan siswa dan guru yang mengalami insiden keamanan pangan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Rabu (25/2).

Hingga Rabu malam, tercatat 43 orang terdampak dan menjalani pemeriksaan medis di sejumlah rumah sakit di Cimahi. Gejala yang dialami berupa muntah lebih dari dua hingga tiga kali, namun tidak ada laporan kondisi berat maupun kritis.

Menu yang dibagikan pada hari tersebut meliputi onigiri, telur rebus, sari gandum, kurma, biskuit Regal, dan susu. Sejumlah langkah langsung dilakukan, antara lain koordinasi dengan fasilitas kesehatan, pemberian penanganan medis oleh dokter, serta komunikasi aktif kepada orang tua siswa.

“Kami memberikan informasikan dengan baik kepada orang tua dengan tidak membuat mereka panik dan melakukan penjelasan gizi lalu permohonan minta maaf,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Sampel makanan yang diduga menjadi penyebab insiden keamanan pangan juga telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut ke laboratorium. Lalu, dirinya langsung melaporkan kronologi kejadian kepada Badan Gizi Nasional (BGN) dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian apabila diperlukan langkah pengamanan.

Proses Produksi Sesuai SOP

Nur pun memastikan proses produksi saat itu sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Dalam laporannya, bahan baku diterima pada 24 Februari 2026, pukul 07.00 WIB, dan langsung diperiksa kualitasnya oleh ahli gizi sebelum disimpan di mesin pendingin.

Proses persiapan dilakukan pukul 12.30 WIB, dengan prosedur enam langkah cuci tangan, penggunaan APD lengkap, serta pencucian bahan menggunakan air mengalir. Ayam direbus pukul 13.30 WIB untuk diolah menjadi ayam suwir, nasi dimasak pukul 16.00 WIB, dan pencetakan onigiri dilakukan pukul 20.30 WIB oleh relawan yang dinyatakan dalam kondisi sehat.

Distribusi makanan dilakukan pukul 06.50 WIB dan dikonsumsi sekitar pukul 12.00 WIB. Seluruh proses produksi disebut berada dalam pengawasan Kepala SPPG dan staf.

“Saat ini, investigasi penyebab penurunan kualitas makanan masih dilakukan bersama Dinas Kesehatan dan Kesling,” pungkasnya.

Berita Terkait

Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja
Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah & Strategi Ekonomi Nasional Bersama DEN
Dokter Anak Ingatkan Bahaya AI dan Konten Digital bagi Anak
Tujuh Kementerian Sepakati Pedoman Penggunaan AI di Pendidikan
BGN Suspend 717 Satuan Pelayanan Gizi yang Belum Miliki SLHS
Menkomdigi Ajak Orang Tua Kurangi Gadget Anak Saat Libur Lebaran
Pemerintah Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
KAI Commuter Siapkan 1.149 Perjalanan untuk Angkutan Lebaran 2026

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:29 WIB

Baru 10 Hari Dibuka, Posko THR Kemnaker Sudah Terima 1.134 Konsultasi Pekerja

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah & Strategi Ekonomi Nasional Bersama DEN

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:45 WIB

Dokter Anak Ingatkan Bahaya AI dan Konten Digital bagi Anak

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:16 WIB

Tujuh Kementerian Sepakati Pedoman Penggunaan AI di Pendidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:00 WIB

BGN Suspend 717 Satuan Pelayanan Gizi yang Belum Miliki SLHS

Berita Terbaru

Bank Perekonomian Rakyat Koperindo, yang berlokasi di Wisma Techking 2, Jl. A.M Sangaji No.24 3, RT.3/RW.4 10130 Petojo Utara, Jakarta Pusat. Izin BPR Koperindo dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak tanggal 9 Maret 2026. (Dok: LPS)

Ekonomi & Bisnis

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah PT BPR Koperindo

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Wuling Siapkan Posko Mudik hingga Bengkel 24 Jam Selama Lebaran 2026

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:59 WIB

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal

Ekonomi & Bisnis

Lebih Dari 25 Ribu Buruh Tidak Mendapatkan THR

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:18 WIB